KA SPN POLDA LAMPUNG DORONG PROFESIONALISME PERSONEL DALAM MENDUKUNG PENDIDIKAN DIKTUKBA POLRI T.A. 2026
Lampung – Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung, Kombes Pol. Edi Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., memimpin Apel Pagi Personel SPN Polda Lampung yang berlangsung di Lapangan Catur Prasetya SPN Polda Lampung, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Pejabat Utama serta seluruh personel SPN Polda Lampung sebagai sarana penyampaian arahan dan penguatan komitmen dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan pembentukan Polri.


Dalam arahannya, Ka SPN menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja sama yang telah ditunjukkan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Tradisi Penjemputan Siswa Diktukba Polri T.A. 2026, Upacara Pembukaan Pendidikan, serta Pembinaan Tradisi dan Pengenalan Lingkungan. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik, tertib, aman, dan lancar berkat sinergi seluruh personel. Ia berharap semangat kebersamaan, profesionalisme, dan loyalitas tersebut dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan dalam pelaksanaan tugas ke depan.
Ka SPN juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan peserta didik, terutama pada pelaksanaan Tahap Dasar Bhayangkara (Dasbhara) yang memiliki intensitas kegiatan fisik maupun nonfisik cukup tinggi. Untuk itu, para pengasuh diinstruksikan agar terus mengingatkan peserta didik untuk memperbanyak konsumsi air putih sebagai langkah sederhana namun penting dalam menjaga kebugaran dan mencegah dehidrasi selama mengikuti proses pendidikan.
Selain itu, seluruh tenaga pendidik (Gadik) dan pengasuh diimbau untuk memahami secara menyeluruh penerapan Learning Management System (LMS) sebagai metode pembelajaran digital serta implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Ka SPN menegaskan bahwa pemahaman terhadap kedua konsep tersebut merupakan bagian penting dalam mewujudkan proses pembelajaran yang efektif, terukur, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik.

Sejalan dengan penerapan kurikulum OBE, Ka SPN juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinkronisasi yang berkesinambungan antara Gadik dan pengasuh. Materi yang telah diberikan di ruang kelas diharapkan dapat diperkuat kembali melalui pola pengasuhan sehingga pembentukan pengetahuan, sikap, disiplin, dan karakter peserta didik berlangsung secara terpadu dan berkesinambungan.
Pada kesempatan tersebut, Ka SPN turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) yang telah berjalan dengan baik. Ia meminta agar seluruh bagian segera menindaklanjuti setiap temuan maupun rekomendasi hasil Wasrik sesuai bidang tugas masing-masing, baik pada aspek keuangan, sumber daya manusia, logistik, maupun fungsi lainnya, sehingga seluruh administrasi dan pelaksanaan tugas tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menindaklanjuti kebijakan Kalemdiklat Polri terkait pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) di setiap ruang kelas yang akan dimonitor secara langsung, Ka SPN mengingatkan seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Kegiatan pembelajaran diharapkan dilaksanakan secara profesional, disiplin, interaktif, dan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
Mengakhiri arahannya, Ka SPN memberikan perhatian terhadap pembinaan hubungan antarpeserta didik yang berasal dari berbagai daerah, termasuk beberapa peserta didik yang merupakan pemain Bhayangkara FC. Seluruh pengasuh diinstruksikan untuk mengantisipasi sedini mungkin potensi munculnya sentimen kedaerahan, kesukuan, maupun bentuk diskriminasi lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, kondusif, menjunjung tinggi persatuan, serta memperkuat jiwa korsa di antara seluruh peserta didik sebagai calon insan Bhayangkara yang profesional dan berintegritas.
